Sumber : http://www.sungaikuantan.com/2009/12/sisi-lain-angkot.html
Karena sangat umum, mungkin angkot menjadi benda yang biasa-biasa saja bagi kita yang tinggal di indonesia. Nothing special! Bahkan bagi sebagian kita, angkot merupakan makhluk yang paling menyebalkan di jalan raya. Suka berhenti seenaknya, menyalib dari sisi manapun dia mau, dan tak jarang menyerempet mobil atau motor yang kita tunggangi. Tapi bagi teman-teman saya dari mancanegara yang baru pertama kali ke indonesia menganggap angkot sesuatu yang unik, yang tidak mereka temukan sebelumnya di negaranya atau bahkan negara lain yang pernah mereka kunjungi.
Kalau kita perhatikan, masing-masing daerah sebenarnya punya angkot dengan keunikan tersendiri. Namanya juga berbeda-beda. Di banda aceh dinamakan labi-labi. Di pekanbaru disebut oplet. Di pedesaan sumatera barat ada oplet cigak baruak. Di makasar disebut pete-pete. Di kupang dinamakan bemo. Kebanyakan angkot & co yang beredar saat ini adalah mini-van rakitan karoseri yang memang didesign untuk itu. Tetapi masih dapat ditemukan juga truk pick-up yang dimodifiksi menjadi kenderaan pengangkut penumpang (bahkan di flores truk dimodifikasi menjadi bis kayu). Dibeberapa daerah, seperti pekanbaru dan kupang, angkot memasang sound system dengan suara yang sangat keras... Gokil abis!
Angkot sedikit banyak menggambarkan karakter masyarakat di daerah setempat. Masyarakat manado yang terkenal perlente dan relijius, tercermin dari sikap mereka di angkot. Di manado tempat duduk angkot tidak seperti di daerah lain yang disusun saling berhadapan, tetapi semua menghadap ke depan sebanyak 3 - 4 baris. Kebanyakan angkot di kota itu memutar lagu-lagu rohani kristiani di perjalanan. Oplet cigak baruak yang kita temukan di sumatera bagian tengah, menggambarkan masyarakat pedesaan yang produktif (alat angkut dirancang untuk memudahkan mengangkut penumpang dan hasil pertanian sekaligus). Hehehe semacam "sosiologi perangkotan"...
bagi traveler yang berprinsip "like doing what the local do"....naik angkot & co merupakan hal yang menarik untuk dilakukan sebagai experience perjalanan di negara berkembang seperti kawasan asean.
Angkot memang sering menyebalkan. Dari pada sakit hati, lebih baik melihatnya dari perspektif yang berbeda, yang mungkin malah bikin kita tersenyum sendiri.
Bagi sahabat blogger yang memiliki koleksi foto angkot yang khas dari daerahnya, mohon kiranya dapat di-share dengan saya. Silahkan kirimkan ke syafrison.idris@yahoo.com
article by : ison idris
13.30
Royhasanuddin
Posted in:
0 komentar:
Posting Komentar